Tuesday, January 24, 2012

Di Bona ni Tarutung i

Dibona ni tarutung i
partukkoan i ni oppui siopat pisoran i
disi do oppu i martonggo rajai 
makkatai uhum na hombar tu adat i

Molo manatap sian i partukkoan ni oppui
tarida haulion ni bona pasogit tai 
ima rura silindung i
na lambok malilu pangisi nai

Goarna ma daina songon tabo ni tarutung
angur ni pomparan na diluat portibion
molo manatap hita sian bona ni tarutung i
tarida pangeol ni aek sigeaon i
tudos tusi haulion ni luat i
massai uli jala jogi boru 
ni si opat pisoran i

uli jala donda lambok pakkuling nai 
sai marsaringar do tu sipareon i
tung unang talupahon partukkoan ni oppui
dipusok ni kota tarutung na uli



Monday, January 23, 2012

Sex, Lies & Cigarettes': Vanguard Sneak Peek (Indonesia Subtitle-Full)

Buat teman-teman yang secara sengaja/tidak sengaja mengunjugi postingan ini, saya sangat menyarankan agar anda menonton video ini dan membagikan nya dengan teman-teman anda. Video ini adalah sebuah video dokumenter tentang maraknya industri rokok di Indonesia. Berbeda dengan negara-negara maju (Amerika dan Eropa), kita dapat menemukan dengan mudah iklan-iklan rokok di berbagai media iklan (di jalan, ditelevisi,...dimanapun!). Siapa saja dapat membeli rokok dengan mudah. Tidak ada batasan usia, sangat minim aturan untuk mengekang pertumbuhan perokok di negeri ini. Hal ini pula yang menjelaskan mengapa orang-orang terkaya di Indonesia adalah pengusaha rokok. Mereka (industri rokok) berjaya, kita yang sengsara.

Video yang berdurasi 43 menit ini akan menunjukkan kepada kita fakta-fakta industri rokok khususnya di Indonesia yang mungkin bisa menyadarkan kita akan bahaya perkembangan industri rokok di negara-negara berkembang khususnya Indonesia.

Selamat menonton dan berbagi..
Untuk Indonesia yang lebih baik :)


Sunday, January 22, 2012

Teman Hidup (Artikel Gfresh)

Tulisan ini murni merupakan copy paste dari sebuah majalah Kristen. Saya buat di blog saya karena isi nya memang bagus dan based on biblical perspective. Sangat memberkati saya dan semoga juga memberkati para pembaca yang tidak sengaja "nyasar" di blog saya. Hehehe.

*****
Question
Setelah terima Yesus secara pribadi, semua yang kuharapkan selalu kutanyakan pada-Nya. Begitupun dengan pasangan hidup. Aku bertemu dengan seorang gadis yang aktif dalam pelayanan (sebut aja si A), dia pun udah terima Yesus. Melalui si A inilah Imanku bisa bertumbuh. Aku memohon kepada Tuhan agar dia bisa jadi pacarku. Aku selalu berdoa untuknya bahkan aku berpuasa untuknya. Hubungan saya dengannya sangat dekat, bahkan saya dengannya terlibat bersama-sama dalam pelayanan. Pada suatu saat, saya berdoa memohon hikmat dari Tuhan untuk mengungkapkan perasaanku padanya, namun pada saat itupun aku tahu bahwa teman baikku juga mendoakannya. Dan akhirnya niatku untuk mengungkapkan isi hatiku tertunda. Hanya berselang seminggu, temanku mengungkapkan isi hatinya dan akhirnya merekapun jadian. Aku yang telah menerima-Nya sebagai Tuhan Dan Juruselamatku, sadar bahwa apa yang terjadi dalam hidupku adalah yang terbaik yang Ia berikan bagiku. Selama mereka jadian, aku selalu mendoakan mereka.

Empat bulan kemudian aku dekat dengan si B, dan aku selalu membawanya dalam doa, bahkan akupun berpuasa untuknya. Setelah kurang lebih dua bulan aku dekat dengan si B, aku terima kabar bahwa Si A telah putus dengan temanku. Karena si A telah mengetahui bahwa aku pernah mendoakannya, maka iapun kembali dekat denganku. Kedua cewek ini, sama-sama terlibat dalam pelayanan. Melihat kekurangan mereka, masing masing ada kekurangannya sendiri. Namun kekurangan mereka selalu tertutupi dengan kelebihan mereka. Aku jadi bingung mau milih yang mana?
Teman-teman bilang aku harus milih yang si A karena dia yang lebih dulu aku doakan. Namun adapula yang katakan bahwa saya harus fokus dengan doa saya saat ini. (C – Minahasa)

Answer
GF! punya 4 hal yang harus diperhatikan kalau mau milih teman hidup. Yang pertama, cari tahu apakah orang yang kamu doakan itu memang dari Tuhan atau bukan. Gimana taunya? Tentu saja dengan doa, kalo perlu sambil puasa dan siap-siap denger jawaban Tuhan. Yang susah dari langkah pertama biasanya gimana cara denger suara Tuhan. Jawaban Tuhan datengnya bisa lewat macem–macem cara dan berbeda–beda untuk setiap orang. Ada yang lewat firman Tuhan, pas baca Alkitab tiba–tiba ada ayat yang waktu dibaca sepertinya mata kita gak bisa lepas dari ayat itu dan ayat itu mungkin secara implisit atau eksplisit merupakan jawaban doa. Ada juga yang mendapat jawaban secara supranatural, misalnya lewat mimpi, tanda–tanda atau suara Tuhan yang terdengar audible. Apapun caranya, yang penting kita harus bener–bener yakin bahwa orang itu memang dari Tuhan.

Yang kedua, siapkah kamu berkomitmen dengan orang itu? Tuhan kita nggak kayak orangtua Siti Nurbaya, teman hidup yang dia sediakan tentu saja yang terbaik untuk kita tapi Tuhan gak akan memaksa kita untuk menikah dengan pilihan-Nya. Pernikahan adalah persetujuan antara 3 pihak yaitu Tuhan, kamu dan pasangan kamu. Sebelum kita menyatakan setuju, kita harus berpikir baik–baik apakah kita mau berkomitmen dengan orang itu seumur hidup. Apakah kita mau melihat mukanya setiap pagi seumur hidup? Apakah kita mau dia menjadi ayah-ibu dari anak–anak kita nanti? Apakah kita siap menerima karakter, kekurangan dan kelebihan dia? Kalau kita siap maka kita berkomitmen dengan orang itu. Saat kita berkomitmen berarti kita berjanji bahwa apapun yang terjadi dimasa depan, kita akan tetap bersama orang itu.

Yang ketiga, apakah kamu mencintai dan mengasihi orang itu? Banyak yang bilang kalau yang namanya perasaan paling hanya bertahan 4 tahun karena itu hanya reaksi kimia sesaat. Walaupun memang benar perasaan cinta tidak selalu menyala sepanjang hubungan tapi bukan berarti itu tidak penting. Hubungan tanpa perasaan seperti menari tanpa musik. Sekalipun tarian yang ditarikan benar, langkah–langkah kaki dan gerakan tubuhnya sempurna tapi tanpa musik kita ga akan bisa menikmati tarian itu. Walaupun begitu, mungkin saja terjadi ketika langkah pertama dan kedua OK, ternyata langkah ke 3 tidak OK karena kamu gak ada perasaan pada orang itu. Jangan khawatir! Kalo emang jodoh pilihan Tuhan, suatu saat perasaan itu pasti muncul.

Yang keempat, memang baik sih nyari orang yang tepat. Masalahnya apakah kita sendiri udah menjadi orang yang tepat bagi pasangan kita nantinya? Jangan sampe hubungan dengan Tuhan masih acak–acakan udah sibuk doa cari pasangan yang tepat. Kalo memang kitanya masih belum bisa jadi pasangan yang tepat tentu saja Tuhan juga gak akan ngasih pasangan ke kita biarpun kita doanya sambil push up satu tangan pake jempol. Dalam hal ini jawaban Tuhan bukan ya atau tidak, tapi “Tunggu!”

Kalo ngebaca cerita kamu sih sepertinya langkah pertama juga belum lewat yah? Santai aja, masalah teman hidup adalah masalah yang sangat penting. Jangan sampe bikin salah, take your time. Soal jangan sampe menyakiti perasaan... sulit juga karena gimanapun juga kamu harus memilih salah satu dari dua orang itu. Yang dipilih pasti senang dan yang gak dipilih pasti sedih, apa boleh buat. Kalo kamu salah milih, kamu justru akan menyakiti 3 orang. Pasangan yang benar pasti sedih, pasangan yang salah juga sedih karena banyak masalah dalam hubungan dan kamu juga pasti sedih karena kehidupan kamu gak akan bisa maksimal. (min2)

Ekskursi Aroes Koeat Hari Kedua

Hari kedua ekskursi, 10 Januari 2012 pun dimulai...
Di hari kedua ekskursi, ada dua perusahaan yang kami kunjungi. Perusahaan pertama ialah PT Krakatau Steel dan PT Krakatau Daya Listrik yang merupakan anak perusahaan dari PT Krakatau Steel.

1. PT Krakatau Steel

Logo PT Krakatau Steel
Setelah mandi dan beres-beres kami berangkat dari wisma di Suralaya sekitar pukul 6 pagi dan sampai di PT Krakatau Steel yang terletak di Cilegon sekitar pukul 8 pagi. Untuk ekskursi hari kedua, kami juga didampingi seorang dosen yaitu Bapak Dr. Syarif Hidayat. Begitu sampai di lokasi, kami langsung bergerak menuju ruang pertemuan untuk bertemu dan mendengarkan penjelasan tentang aktivitas PT Krakatau Steel dari pihak perusahaan tersebut.


Setelah selesai presentasi dan tukar-menukar cendera mata antara STEI ITB-Panitia Ekskursi-PT Krakatau Steel, kami bergegas menuju bis untuk melihat aktivitas pembuatan baja di perusahaan tersebut. Seperti yang kita ketahui bahwa PT Krakatau Steel adalah perusahaan raksasa dalam pengolahan baja.

Dipandu oleh Humas PT Krakatau Steel, Pak Humaedi, di sepanjang bis kami banyak mendapatkan informasi-informasi tentang aktivitas PT Krakatau Steel. Mengunjungi lokasi industri PT Krakatau Steel sudah seperti mengunjungi sebuah kota tersendiri karena lahan yang begitu luasnya. Ada hal yang menarik bahwa nama jalan di "kota Krakatau Steel" tersebut berasal dari nama-nama benua. Misalnya ada jalan yang dinamakan "jalan eropa", "jalan amerika", "jalan asia", dll. Hal ini (menurut penuturan Pak Humaedi) sejalan dengan visi perusahaan yang ingin menjadi perusahaan baja yang mendunia. Hehe.

Begitu sampai di lokasi industri, sudah terasa hawa yang panas. Pertama-tama kami dibawa untuk melihat sebuah tempat yang digunakan untuk menampung bahan baku pengolahan baja. Bentuknya seperti biji-biji kecil (mereka biasanya menyebut dengan istilah "pelet besi"). Pelet besi ini masih mengandung sekitar 55% besi. Proses produksi baja di PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dimulai dari Pabrik Besi Spons. Pabrik ini mengolah bijih besi pellet menjadi besi dengan menggunakan air dan gas alam.

Pelet besi sebagai bahan baku
At ladang besi pelet
Besi yang dihasilkan kemudian diproses lebih lanjut pada Electric Arc Furnace (EAF) di Pabrik Slab Baja dan Pabrik Billet Baja. Di dalam EAF besi dicampur dengan scrap, hot bricket iron dan material tambahan lainnya untuk menghasilkan dua jenis baja yang disebut baja slab dan baja billet.

Baja slab selanjutnya menjalani proses pemanasan ulang dan pengerolan di Pabrik Baja Lembaran Panas menjadi produk akhir yang dikenal dengan nama baja lembaran panas. Produk ini banyak digunakan untuk aplikasi konstruksi kapal, pipa, bangunan, konstruksi umum, dan lain-lain. Baja lembaran panas dapat diolah lebih lanjut melalui proses pengerolan ulang dan proses kimiawi di Pabrik Baja Lembaran Dingin menjadi produk akhir yang disebut baja lembaran dingin. Produk ini umumnya digunakan untuk aplikasi bagian dalam dan luar kendaraan bermotor, kaleng, peralatan rumah tangga, dan sebagainya. Sementara itu, baja billet mengalami proses pengerolan di Pabrik Batang Kawat untuk menghasilkan batang kawat baja yang banyak digunakan untuk aplikasi senar piano, mur dan baut, kawat baja, pegas, dan lain-lain.

Gambaran umum alur proses pengolahan baja

Oh ya, Kalau anda penasaran untuk "mencicipi" bagaimana rasanya di dalam neraka, pabrik-pabrik di PT KS merupakan tempat yang tepat menurut saya. Hehe. Memasuki pabrik-pabrik diatas seperti memasuki "neraka dunia". Suhu di dalam pabrik tersebut sangatlah panas. Selain panas nya udara, didalam juga sangat berisik. Selalu terdengar bunyi-bunyi besi dipukul-pukul oleh mesin-mesin ukuran raksasa agar bentuknya pipih dan menjadi lembaran. Benar-benar "neraka dunia". Hehe.

Ada juga batangan-batangan besi yang panjangnya sekitar 20 meter (bilet baja) dan memiliki berat hampir 1 ton. Batang-batang tersebut diangkat oleh sebuah magnet lunak ukuran raksasa (kira-kira sebesar mobil Toyota Fortuner) yang akan menjadi magnet ketika dialiri listrik dan menjadi besi biasa ketika aliran listriknya diputus. Ketika dialiri listrik, besi itu berubah menjadi magnet sehingga bilet baja dapat menempel dipermukaan magnet raksasa tersebut, bilet baja itu siap dipindahkan dan diletakkan lagi dengan cara mematikan sumber listrik sehingga magnet tersebut berubah lagi menjadi besi biasa (tipikal magnet lunak). Kalau tidak salah, kapasitas beban magnet lunak tersebut mencapai 5 ton. Artinya dia mampu mengangkat batangan-batangan baja hingga 5 ton (wow).

Setelah selesai berkeliling di pabrik-pabrik tersebut, kami pun langsung bergerak menuju PT Krakatau Daya Listrik.

2. PT Krakatau Daya Listrik
Logo PT Krakatau Daya Listrik
Perjalanan dari PT KS ke PT KDL hanya butuh waktu kira-kira 30 menit saja. Segera setelah sampai di PT PT Krakatau Daya Listrik (PT KDL), kami langsung bergerak ke kantin PT KDL untuk menikmati makan siang (slot waktu Isoma). Buat saya ini adalah makan siang terbaik yang pernah ada selama 5 hari ekskursi. Maknyuss..hehehe. Setelah makan siang selesai kami langsung bergerak untuk melihat aktivitas pembangkitan listrik di PT KDL. Selama mengelilingi PT KDL, kami juga diberikan penjelasan-penjelasan terkait aktivitas di PT KDL oleh petugas pemandu dari PT KDL.

Sebelum menjadi usaha mandiri, tahun 1979, PT KDL merupakan salah satu divisi yang berada di bawah Direktorat Perencanaan PT KS. Saat itu, pabrik dan prasarana di kawasan industri baja terpadu membutuhkan kehandalan suplai listrik dari unit yang mandiri. Atas kebutuhan inilah maka, PT KS membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 400 Megawatt (MW).

Bidang usaha utama PT Krakatau Daya Listrik (PT KDL) adalah pembangkit listrik, memiliki lima unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang masing-masing berkapasitas 80 MW. Sehingga kapasitas totalnya ialah sebesar 400 MW beserta jaringan transmisi dan distribusi di wilayah kawasan industri Krakatau Steel. Perusahaan didirikan pada tahun 1996 di Cilegon ini, mampu melayani fluktuasi beban yang dibutuhkan pabrik-pabrik di Kawasan Industri Krakatau. Konsumen listrik utama PT KDL adalah pabrik baja nasional PT Krakatau Steel (Persero), Tbk (PT KS), industri dan fasilitas usaha KS Group, serta konsumen umum yang terdiri dari berbagai golongan mulai dari rumah tangga, perhotelan hingga kelompok industri.
At PT KDL yg memiliki 5 unit pembangkit dgn kapasitas total 400 MW
PT KS sebagai produsen baja merupakan konsumen yang terbesar. Karakteristik konsumsi energi pabrik baja cenderung fluktuatif dan identik dengan interval pemakaian yang inkonsisten. Oleh sebab itu, PLTU PT KDL didesain khusus untuk melayani permintaan pemakaian yang tidak bisa diprediksikan tersebut.

Bahan bakar utama dari PLTU PT KDL adalah Gas alam (Natural Gas) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) Residu. Kedua bahan bakar ini dapat digunakan sendiri-sendiri maupun bersamaan. Pembangkit listrik PT KDL mampu mengaplikasikan mekanisme Dual Firing, yaitu mekanisme pembakaran yang dapat menggunakan bahan bakar gas juga BBM secara bersamaan.

Selain mengurusi pembangkitan listrik, ternyata PT KDL juga punya unit bisnis penjualan air minum dalam kemasan (AMDK) bermerek Quelle. AMDK itu sudah diperdagangkan dan didistribusikan tapi masih terbatas sampai daerah Cilegon dan sekitarnya (Provinsi Banten). Kami berkesempatan untuk melihat proses pembuatan air minum tersebut dan merasakan sendiri segarnya air minum Quelle ditengah suasana panas dan gerah kala itu. Unit bisnis ini belakangan berubah menjadi usaha mandiri bernama PT Krakatau Daya Tirta.

Foto bersama mahasiswa-dosen-pihak PT KDL sebelum pulang
Kira-kira pukul 4 sore, kami pun selesai melakukan company visit dan bergerak menuju wisma PHPI di Jakarta (selama ekskursi tidurnya nomaden). Saya tidak tahu nama jalan nya tetapi letaknya cukup dekat dari bunderan HI.

Sesampai di wisma, makan malam, mandi dan langsung menuju tempat tidur untuk melepas lelah..
Ekskursi Hari Kedua luar biasa !! :D

Ekskursi hari ketiga (to be continued..)

Wednesday, January 18, 2012

Ekskursi Aroes Koeat 9-13 Jan 2012 (Hari Pertama)


Luarrr Biasaaa!!
Ekskursi Aroes Koeat yang berlangsung selama 5 hari ini, telah memberikan 5 juta pengalaman dan wawasan baru buat saya. Ekskursi ini adalah kegiatan tahunan yang sudah menjadi tradisi turun temurun di jurusan kami yang bertujuan agar para mahasiswa jurusan Teknik Tenaga Listrik dapat melihat secara langsung di lapangan hal-hal yang berkaitan dengan pelajaran yang telah didapatkan selama kuliah. Dalam acara yang berlangsung selama 5 hari ini kami mengunjungi 5 perusahaan di 4 hari pertama dan hari terakhir ekskursi ditutup dengan jalan-jalan ke Dufan Ancol. he he..

Ini adalah catatan sepanjang perjalanan saya mengikuti ekskursi Aroes Koeat Elektroteknik ITB 2012. Tenang saja, biarpun judul nya ekskursi aroes koeat, saya ga banyak membahas hal-hal teknis disini. hahaha..

Hari Pertama ( 9 Januari 2012 )
Perjalanan dimulai sekitar pukul 8 pagi dengan titik keberangkatan dari gerbang depan ITB. Keberangkatan kami kali ini juga dihadiri oleh Bapak Dekan STEI ITB, Dr.Suwarno dan Bapak Ka.Prodi Teknik Tenaga Listrik, Dr.M.Nurdin. Setelah mendengarkan wejangan dan pamitan dengan beliau, kami mulai masuk ke dalam bis. Setelah semua peserta diabsen satu persatu dan memastikan logistik tidak ada yang tertinggal, akhirnya dengan mengendarai bis bintang lima milik Cipaganti, kami yang berjumlah sekitar 40 an orang memulai perjalanan ekskursi Aroes Koeat Elektroteknik ITB 2012. Pada ekskursi hari pertama ini, kami juga didampingi oleh dua orang dosen, Bpk Dr.Agus Purwadi dan Bpk Ir. Tridesmana,MT.

Berpose dulu sebelum berangkat (dari kiri : saya, Lutfi, Wisjnu, Ipin) 
Perjalanan ke Suralaya memakan waktu 5 jam. Di dalam bis, seperti biasa kalau lagi jalan-jalan bareng, saya punya hobi aneh untuk mengabadikan momen dimana seseorang tertidur pulas dalam bis. It is so natural. hahaha. Dan inilah beberapa jepretan saya (sorry guys :p)



Dan.. Perusahaan pertama yang kami kunjungi adalah PT Indonesia Power UBP Suralaya. Perjalanan yang memakan waktu 5 jam ini akhirnya membawa kami berhasil menjejakkan kaki di perusahaan yang terletak persis di ujung barat pulau jawa ini. Kenapa terletak di ujung? Itu tidak lain adalah karena alasan efisiensi dan efektivitas. Perusahaan pembangkit listrik ini menggunakan batu bara sebagai sumber energi primer nya dimana batu bara tersebut diangkut dengan kapal laut dari Sumatera Selatan dan di drop di pelabuhan yang sangat dekat dengan PT Indonesia Power UBP Suralaya. Tidak perlu transportasi darat untuk mengangkut batu bara. Biaya produksi bisa ditekan dan tentunya lebih ramah lingkungan. Suasana disana pun cukup gerah dan membuat keringat bercucuran akibat udara yang panas karena aktivitas pembangkitan.

PLTU Suralaya yg saat ini memiliki 7 unit pembangkit dengan kapasitas total 3.400 MW
Sesampainya di bus, kami langsung bergerak menuju ruang pertemuan untuk mendengarkan welcoming speech dan presentasi tentang IP Suralaya dari pihak Indonesia Power UBP Suralaya. Anak perusahaan PLN ini memiliki 7 unit pembangkit dengan kapasitas total 3.400 MW. PLTU Surayala merupakan unit pembangkit uap dengan kapasitas terbesar di Asia Tenggara. Bahkan saat ini sedang direncanakan untuk menambah satu unit lagi (menjadi 8 unit) dengan kapasitas 600 MW. Sehingga total kapasitas PLTU Suralaya ini akan mampu mencapai angka 4.000 MW. Angka ini diharapkan mampu untuk mengimbangi pertumbuhan beban yang akan meningkat terus di tahun-tahun mendatang.
Saat ini, untuk menggerakkan kegiatan pembangkitan listrik, perusahaan ini membutuhkan sekitar 27.000 ton batu bara per hari pada kapasitas penuh (wow!). Kira-kira dalam setahun, jumlah batubara yang digunakan pembangkit ini bisa menutupi seluruh kota jakarta yang demikian luas.
at PLTU Suralaya
Setelah selesai mendengarkan presentasi, kami dibawa untuk melihat-lihat aktivitas pembangkitan disana dan masuk kedalam control room yang terdapat banyak panel-panel pengendali. Di sana kami diberikan penjelasan tentang pengendalian aktivitas pembangkitan di PLTU Suralaya.

At Control Room PLTU Suralaya
Setelah semuanya selesai (kira-kira pukul 5 sore), kami akhirnya bergegas untuk berangkat ke mess yang seyogyanya sudah disediakan oleh pihak IP Suralaya. Namun karena ada miskomunikasi akhirnya kami tidak jadi menginap disana dan "terdampar" di sebuah wisma yang masih berada cukup dekat dengan area IP Suralaya. Dan akhirnya baru bisa merebahkan diri di tempat tidur sekitar pukul 8 malam, Setelah berbaring beberapa menit, saya bergegas mandi dengan terlebih dulu mengantre di kamar mandi, karena kekurangan pasokan air. Beberapa yang udah gerah, memilih mandi di kolam renang mungil tapi cukup dalam (4 meter) sebelum akhirnya mandi lagi dengan air yang bersih di kamar mandi. Saya sendiri memilih untuk tidak mandi di kolam renang, bukan karena saya tidak tau renang, tapi karena air kolam nya agak kotor. ckck. Selesai mandi, makan malam diantar oleh divisi konsumsi (thanks bray) ke kamar kami masing-masing, dimana setiap kamar diisi oleh 4-5 orang. Selesai makan malam, kami istrahat sambil nyanyi-nyani dengan kawan-kawan diiringi permainan gitar saya. Setelah capek nyanyi, sebagian dari kami pun mulai tidur, dan sebagian lagi masih sedang asyik bermain bridge.. It has been a long day :D

Hari Kedua (to be continued..)

Sunday, January 8, 2012

Pemimpin

Hari ini saya menonton editorial Media Indonesia yang mengangkat topik tentang sosok Bapak Joko Widodo yang memutuskan untuk menggunakan mobil dinas buatan SMK. Silahkan baca berita selengkapnya disini. Saya memperhatikan banyak tanggapan yang beredar di masyarakat terkait sikap Pak Jokowi yang menggunakan mobil esemka buatan asli siswa SMK Indonesia. Banyak komentar yang mendukung banyak pulan yang mencibir (skeptik). Salah satu komentar skeptik itu dimuat disini http://oto.detik.com/read/2012/01/03/145314/1805654/1207/gubernur-jateng-sembrono-esemka-dijadikan-mobil-dinas .

Melihat sosok Pak Joko Widodo, saya jadi teringat dengan sosok Bapak Dahlan Iskan yang beberapa waktu lalu membuat sedikit kehebohan dengan cara menaiki kereta api listrik (daripada mobil dinas mewah), makan soto di warung yang sederhana dengan para wartawan, dan naik ojeg ke istana negara. Padahal dia adalah seorang menteri. Tentu saja, kesederhanaan beliau sudah ditunjukkan jauh sebelum beliau menjabat sebagai menteri BUMN. Ketika masih menjadi Dirut PLN pun beliau tidak segan-segan turun ke lapangan untuk mengecek kondisi listrik hingga ke tempat-tempat terpencil. Beliau juga membuat banyak gebrakan-gebrakan baru di PLN yang telah berhasil menuai pujian dari banyak orang. Hal itu jugalah yang membuat pendiri Jawa Pos ini, dipercaya Presiden untuk memimpin kementrian yang sangat strategis, kementrian BUMN.


Tetapi biarpun begitu, selalu saja ada orang-orang skeptik yang menilai tindakan Pak Dahlan dan Pak Jokowi ini adalah bentuk pencitaan diri. Tetapi orang-orang skeptik yang asal ngomong itu mungkin lupa dengan pencapaian-pencapaian mereka berdua selama memimpin. Kita tahu bagaimana Pak Jokowi yang berhasil memberantas korupsi di Solo, merelokasi pedagang kali lima tanpa ada sedikitpun keributan, menjaga cagar budaya Solo walaupun harus menentang atasan nya sendiri, mendorong produk dalam negeri dengan mem blow up mobil esemka sebagai mobil dinas, dll. Tentang Pak Dahlan, saya tidak perlu lagi menyebutkan prestasi yang Pak Dahlan sudah lakukan. Karena justru karena prestasinya lah beliau ditunjuk langsung menjadi menteri yang strategis, menteri BUMN dari non-partai.

Jadi, terhadap komentar-komentar skeptik tersebut saya akan mengatakan biarlah prestasi (Pak Jokowi dan Pak Dahlan) yang berbicara, kalau mereka (orang2 skeptik) tidak mampu berbuat dan hanya omong doang, lebih baik duduk manis saja.

Ya begitulah, akan selalu ada orang yang tidak senang/skeptik dengan tindakan yang anda ambil, apalagi jika anda adalah seorang pemimpin dengan beraneka ragam latar belakang orang yang anda pimpin. Tetapi seperti kata Dosen saya (dan saya setuju dengan perkataannya) bahwa

" Kelak, jika Anda nanti jadi pemimpin-pemimpin di negara ini, anda harus ingat ini : Anda tidak mungkin bisa membuat semua orang happy dengan keputusan yang anda ambil. Anda akan jadi gila sendiri ketika anda berharap bisa membuat semua orang senang. Jika anda adalah pemimpin, anda harus berani mengambil keputusan yang membuat beberapa orang tidak happy tetapi membuat banyak orang happy. Tentunya keputusan itu haruslah keputusan yang bijak"


Seperti itulah gaya kepemimpinan yang dulu ditunjukkan Yesus. Yesus yang adalah pemilik semesta ini mau merendahkan dirinya menjadi manusia dan bahkan lahir dikandang domba yang hina.
Bukankah Yesus harusnya lahir di istana dengan segala kemewahan dan bukan dikandang domba yang hina? Bukan kah seorang menteri harusnya memakai pakaian mahal dan bukan nya kemeja dengan lengan dilipat dan memakai sepatu kets?
Bukankah Yesus harusnya makan dengan pejabat-pejabat penting dan tidak bersama-sama dengan para pemungut cukai? Bukankah menteri harusnya makan di restoran mewah dan tidak di warung soto?
Bukankah Yesus harusnya menunggangi kuda dan tidak menunggangi seekor keledai? Bukankah menteri harusnya naik mobil dinas mewah dan tidak naik ojeg?

Sesungguhnya pemimpin yang berhasil adalah pemimpin yang memiliki jiwa untuk melayani orang-orang yang dipimpinnya (Matius 23:11). Pemimpin yang rendah hati (Matius 23:12)