Wednesday, April 18, 2012

Hindari Zona Nyaman


Kemarin, tidak terasa saya sudah menghabiskan waktu selama hampir 3 jam membaca buku Mimpi Sejuta Dolar yang merupakan kisah sukses Merry Riana. Walaupun masih membaca seperempat buku, tapi sejauh ini buku itu benar-benar sangat menginspirasi saya. Ketika membaca buku itu, saya tiba-tiba teringat dengan cerita nyata dimana seorang ayah yang kaya raya mengirimkan putrinya pergi untuk kuliah di Amerika Serikat. Tetapi ternyata si ayah berniat tidak hanya memberikan kuliah akademik bagi putrinya tersebut. Si ayah juga berniat memberikan "kuliah kehidupan".

Si ayah kaya yang bijak ini sengaja hanya memberikan sedikit uang untuk biaya hidup putrinya disana. Sangat minim. Uang tersebut hanya cukup untuk biaya makan kira-kira 15 hari dalam sebulan. Itu hanya untuk biaya makan saja. Tidak ada biaya untuk belanja lainnya. Dengan begitu, si putri ini harus bisa mencari sendiri uang untuk membiayai biaya hidupnya.

Si putri yang merasa heran dengan tindakan ayahnya bertanya mengapa ayahnya tega berbuat seperti itu padanya. Dan jawaban si ayah ini membuat saya terhenyak sekaligus salut. Si ayah berkata "Nak, saya tidak ingin mengambil hak mu untuk berjuang"


Terkadang ketika kita ada dalam posisi sulit, entah bagaimana suvival instinct kita akan bekerja. Keadaan sulit membuat kita memutar otak untuk mencari jalan keluar dan mendorong kita untuk bisa survive. Dan seringkali kondisi sulitlah yang mencetak kita menjadi pribadi yang luar biasa.

Hal ini lah yang saya lihat dari orang-orang yang hidupnya luar biasa. Mereka dibentuk oleh kondisi sulit dan berhasil survive. Tidak hanya sekedar survive, mereka juga berhasil meraih pencapaian-pencapaian yang luar biasa dalam hidupnya. Sangat mudah untuk menemukan contohnya di Alkitab ataupun didunia saat ini. Di dalam Alkitab kita bisa lihat kisah hidup Yusuf, Abraham, Ayub, Daud, ataupun Daniel. Di dunia saat ini, kita bisa lihat kisah hidup Ciputra, Andianto Setiabudi, Sandiaga Uno, Merry Riana dan masih banyak lagi. Saya melihat benang merah diantara mereka adalah bahwa kesuksesan meraka dibentuk oleh kondisi-kondisi sulit. Tetapi kondisi sulit seperti itulah yang membuat mereka semakin kuat, semakin bertumbuh.

Saya jadi ingat sebuah kalimat bijak dan semakin yakin dengan isinya. Bahwa :
There is no growth in comfort zone, and there is no comfort in growth zone
Saya pun akhirnya menyadari bahwa saya harus waspada ketika saya merasa sudah nyaman dan semua berjalan normal. Karena itu artinya saya tidak akan bertumbuh. Jika ingin "naik kelas", saya harus segera menempatkan diri saya di zona bertumbuh walaupun rasanya tidak nyaman. Tetapi itulah harga yang harus dibayar jika saya ingin bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.



Soli Deo Gloria
Bandung, 18 April 2012

Monday, April 16, 2012

Flash of Mind V

Flash of Mind : pemikiran-pemikiran yang terlintas secara spontan

Pertama, dalam surat Yakobus 4:17 tertulis,
"Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa."
Baru akhirnya saya menyadari sesungguhnya maksud dari ayat itu. Simak baik-baik pernyataan ini. Saat ini saya baru sadar bahwa dosa itu ibarat saklar lampu dirumah. Hanya ada dua pilihan. Jika anda tekan ON itu berarti anda sedang tidak menekan tombol OFF. Kebaikan dan kejahatan (dosa) juga seperti itu, jika anda tidak sedang melakukan kebaikan itu artinya anda sedang melakukan kejahatan dan anda berdosa. Demikian sebaliknya.
Ini bukan perkataan saya, tapi ayat inilah yang berkata seperti itu.


Jadi menurut saya, ayat ini mengindikasikan bahwa TIDAK ADA yang dinamakan tindakan yang sedang tidak berbuat baik tetapi sekaligus tidak berbuat jahat. Ini sungguh luar biasa, bukan? Untuk memudahkan, saya berikan contoh sederhana :
Suatu saat anda berjalan di taman yang sepi dan melihat ada dua anak kecil yang tidak anda kenal sedang terlibat perkelahian. Dalam hati anda, anda tahu bahwa tindakan yang baik yang seharusnya anda lakukan adalah melerai kedua anak kecil tersebut. Tetapi jika anda memilih untuk tidak ambil pusing, pura-pura tidak melihatnya, tidak mau repot-repot dan berkata "bukan urusan saya", maka anda sedang berbuat dosa. Dimata Allah, anda sudah melakukan kejahatan karena anda tidak melakukan kebaikan.

Perhatikan bahwa jika anda tahu sesuatu itu tidak baik tetapi anda tetap melakukan, sudah tentu itu dinamakan kejahatan(dosa). Misalnya, anda tahu bahwa mencuri uang tidak baik, tetapi anda tetap melakukannya, maka anda berdosa. Tetapi, seperti ayat-ayat lainnya ayat ini memberikan kita standard yang lebih tinggi lagi dari yang dunia katakan, bahwa jika kita tahu sesuatu itu baik, tetapi kita tidak melakukannya, itu juga sudah dinamakan dosa.

Jadi, buat kita orang yang percaya pada Kristus hanya tersisa dua pilihan ; jika anda tidak sedang melakukan kebaikan, maka sesungguhnya anda sedang melakukan kejahatan. Literally.

Dan dengan malu saya berkata bahwa seringkali saya tahu sesuatu itu baik untuk dilakukan tetapi saya tidak melakukannya. Sebagai seorang yang sudah percaya Kristus dan banyak mendapatkan pembinaan dan pengajaran di PMK, tentunya saya semakin memiliki kepekaan akan apa yang baik yang berkenan kepada Tuhan  dan apa yang tidak berkenan kepadaNya (dosa). Tetapi saya masih sering gagal untuk melakukan apa yang saya tahu baik yang berkenan kepada Nya. Lord, please forgive me..

Kedua, tanggal 30 Mei adalah hari dimana usia saya menginjak angka 23 tahun. Sudah menjadi tradisi di keluarga saya bahwa di hari ulang tahun saya, saya bisa meminta kado ulang tahun yang saya inginkan dari kedua orang tua saya. Biasanya jauh-jauh hari saya sudah memikirkan kira-kira kado apa yang akan saya minta dari mereka. Dan di hari ulang tahun, biasanya saya juga berdoa memohon "kado" kepada Tuhan. Dan hari ini, saya merenung, kira-kira "kado" apakah yang akan saya minta dari Tuhan. Banyak opsi yang bisa saya pilih untuk menjadi kado ulang tahun saya sesuai dengan pergumulan saya saat ini (kuliah, tugas akhir, panggilan hidup ke depan, teman hidup,dll). Dan akhirnya saya memutuskan apa yang ingin saya minta dari Tuhan dihari ulang tahun saya nanti. Saya minta kado ini, saya minta satu hal saja dari Tuhan..
Saya meminta agar dalam sisa hidup saya, Tuhan menolong saya melakukan apa yang menjadi kesenangan-Nya
Karena tanpa pertolongan Tuhan, mustahil itu bisa saya lakukan. Buat saya, permintaan itu akan menjadi kado yang indah di hari ulang tahun saya..

Friday, April 13, 2012

Watch Over You

Salah satu lagu terbaik yang pernah diciptakan.. :D

Leaves are on the ground
Fall has come
Blue skies turning grey
Like my love

I tried to carry you
And make you whole
But it was never enough
I must go

[Chorus:]
Who is gonna save you
When I'm gone?
And who'll watch over you
When I'm gone?

You say you care for me
But hide it well
How can you love someone
And not yourself?

[Chorus]

And when I'm gone
Who will break your fall?
Who will you blame?

I can't go on
And let you lose it all
It's more than I can take
Who'll ease your pain?
Ease your pain

[Chorus:]
Who is gonna save you
When I'm gone?
Who'll watch over you?
Who will give you strength
When you're not strong?
Who'll watch over you
When I've gone away?

Snow is on the ground
Winters come
You long to hear my voice
But I'm long gone



Sunday, April 8, 2012

Jika Kristus Tidak Bangkit..

"Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu."
(2 Korintus 15:14)

Sulit mempercayai sesuatu kebaikan yang luar biasa ditengah dunia yang jahat ini. Sebenarnya itulah masalahnya dengan Tuhan. Dia itu terlalu baik sampai tidak ada orang yang percaya.
Sekarang bayangkan ketika anda sakit, lalu ada pemberitahuan dari seseorang bahwa presiden Barrack Obama akan rela berkunjung jauh-jauh untuk menjenguk anda. Mungkin respon kita terhadap berita itu ialah "ahh, masa iya sih?". Mengapa kita punya respon kita seperti itu? Karena kita pasti berpikir " baek banget ya Obama mau ngunjungin gue". Karena saking baiknya sesuatu, kita bahkan sulit untuk percaya terhadap hal itu.

Sama seperti Tuhan. Tuhan itu sangat baik dan teramat baik. Dia terlalu baik sampai orang sulit percaya kebaikan Nya. Saking baiknya Tuhan, sekalipun dosa kita sebesar gunung, kita tidak perlu usaha atau bayar apa-apa kecuali mengakui Yesus adalah Tuhan dan juruselamat. Tidak perlu sesajen, tidak perlu puasa 7 hari 7 malam, tidak perlu membuat 3600 kebaikan setiap minggu supaya dimaafkan, cukup percaya saja. Dan yang lebih menarik lagi, bukan cuma sekedar dosa kita dengan mudahnya dimaafkan, tetapi ternyata Tuhan sendiri yang berkorban untuk membayar dosa-dosa kita.

Seharusnya Alkitab bukan hanya disebut sebagai Kabar Baik tetapi Kabar yang amat sangat keterlaluan kebangetan super duper mega ultra baik sekali!!! Mana ada yang percaya Obama mau rela berkunjung jauh-jauh untuk menjenguk kita yang mungkin sedang sakit? Mana ada yang percaya Obama datang dan relakan waktunya untuk mendengar curhat dan keluh kesah kita? Kalau itu saja sulit dipercaya, apakah aneh kalau orang sulit percaya bahwa ada Tuhan yang begitu baiknya sampai mau mati demi manusia yang hina? Lebih mudah untuk percaya bahwa itu tipuan, lebih mudah buat kita untuk percaya kalau Yesus itu bukan Tuhan tapi hanya nabi biasa, atau bukan Yesus yang mati dikayu salib tapi orang lain yang mirip, atau Yesus tidak mati tetapi luka parah dan menikah dengan maria magdalena. Lebih mudah untuk kita percaya kalau Tuhan itu Tuhan yang jauh di awan-awan yang pegang timbangan dan mengukur setiap perbuatan baik dan buruk kita kayak tukang daging. Atau Tuhan yang bisa disogok dengan memberi persembahan yang banyak, atau Tuhan yang masokis yang senang melihat umatNya menyiksa diri sendiri supaya dosanya diampuni.

Tetapi justru karena Tuhan yang sulit dipercaya itulah saya mempercayai Nya. Kalau ada Tuhan, pasti tindakan Nya itu tidak bisa diduga manusia. Tuhan itu pasti punya standar kasih yang milyaran kali lebih baik dari manusia. Kalau ada ayah atau ibu yang rela berkorban nyawa buat anaknya, masa kasihNya Tuhan lebih payah dari itu? Kalau ada ayah yang tetap mengasihi anaknya walaupun kenakalan anaknya lebih banyak dari kebaikannya, masa iya Tuhan itu kayak tukang daging yang bawa timbangan? Justru karena tidak masuk akal itulah makanya Yesus pasti Tuhan karena Tuhan pasti tidak masuk akal (pikiran Allah jauh melampaui pikiran manusia).

Tidak mengherankan orang sulit percaya kalau Tuhan itu mati di kayu salib. Tuhan gitu loh. Masa iya mati di kayu salib kayak penjahat jalanan? Bayangan kita tentang Tuhan seringkali tidak jauh berbeda dengan para dewa Yunani yang diam di awan dan lemparin petir sama siapa yang berbuat salah. Secara forensik, sejarah ataupun ilmu kedokteran banyak bukti yang mendukung kalau Yesus memang disalib. Cukup banyak buku yang membahas tentang itu. Salah satu yang buku yang bagus ialah A Case for Christ karangan Lee Strobel yang awalnya ingin membuktikan bahwa kisah tentang Yesus adalah rekayasa dan tidak benar adanya.

Hal terpenting lainya ialah, benarkah Yesus bangkit?

Ketika orang Kristen diminta untuk menyediakan bukti bahwa kepercayaan mereka didasarkan pada kebenaran dan bukan legenda atau pikiran yang mengada-ada, mereka biasanya mengacu pada peristiwa kebangkitan Yesus. Alasannya banyak dan sangat penting sekali :
Hari kebangkitan Yesus mendemonstrasikan keilahian Yesus, memvalidasi ajaranNya, menunjukkan selesainya karya penebusan Yesus akan dosa, mengkomfirmasi kekuasaanNya didunia ini saat ini dan kedatanganNya yang kedua sebagai hakim. Meyakinkan kita bahwa pengampunanNya, kehadiranNya, dan kekuatanNya dalam kehidupan orang-orang saat ini adalah fakta dan menjamin persekutuan dengan setiap orang percaya oleh kebangkitan dimasa yang akan datang (Prof emeritus di Regent College, J.I Packer)
Benarkah Yesus bangkit? Karena seluruh iman Kristen didasarkan pada fakta bahwa Yesus mati di kayu salib dan bangkit pada hari yang ketiga. Salah satu saja tidak terjadi, maka runtuhlah seluruh iman Kristen di dunia. (bandingkan dengan 2 Kor 15:14). Bukti apakah yang kita punya untuk mendukung fakta ini?

Bagi saya, bukti terbaik dan paling kuat tak terbantahkan ialah dari kehidupan murid-murid Yesus sendiri.
Mungkin ada banyak orang yang mau mati dan menderita demi kebohongan yang mereka sebenarnya tidak tahu kalau itu bohong. Tetapi saya yakin tidak akan ada orang yang mau mati dan menderita untuk satu hal yang mereka tahu dengan jelas bahwa itu kebohongan.

Banyak teori yang mengatakan bahwa Yesus itu tidak benar-benar mati dan bangkit pada hari yang ketiga. Sebenarnya mayatNya diculik oleh murid-muridNya dan murid-muridNya menyebarkan kabar kalau Yesus bangkit. Kalau benar kejadiannya seperti itu, kalau semua peristiwa Yesus disalib dan bangkit itu cuma sandiwara yang diatur oleh murid-murid Yesus, untuk apa murid-murid Yesus berani mati buat membela suatu kebohongan yang mereka jelas tahu bahwa itu bohong. Tidak ada untungnya buat para murid Yesus melakukan hal itu, mereka tidak dapat kedudukan atau harta yang berlimpah, justru sebaliknya mereka dikejar dan dianiaya oleh pemerintah Romawi. Dari semua rasul, kecuali Yohanes yang mati karena usia tua, semuanya mati dianiaya.

Beberapa murid Yesus seperti :
Filipus : Disalib di Phrygia pada 54 Masehi
Matius : Dipenggal kepala di ethiopia pada 60 M
Barnabas : Dibakar sampai mati di Cyprus pada 64 M
Yakobus : Dipukul sampai mati di Yerusalem pada 66 M
Markus : Diseret sampai mati di Cyprus pada 64 M
Paulus : Dipenggal kepala di Roma pada 66 M
Petrus : Disalib di Roma pada 69 M
Andreas : Disalib di Archacia pada 70 M
Tomas : Ditombak sampai mati di Calamina India Selatan pada 70 M
Lukas : Digantung di Atena pada 93 M

Kalau peristiwa kebangkitan Yesus itu bohong dan direkayasa oleh para murid, buat apa mereka berani mati demi sebuah kebohongan? Lagipula ketika para wanita memberitahukan bahwa kubur Yesus kosong, para wanita dan para murid Yesus beranggapan bahwa jasad Yesus telah dicuri (Yohanes 20:24-25). Padahal semasa hidup, Yesus sudah menubuatkan peristiwa kebangkitanNya walaupun para murid tidak mengerti kalimat Yesus tersebut (Markus 8:31-33; 9.31-32; 14:27-31; Lukas 24:13-24). Jadi tidak mungkin peristiwa kebangkitan Yesus pada hari yang ketiga itu direkayasa para murid.

Oke, kita anggap saja ada yang menjadi gila karena merasa terlalu sedih akibat kematian Yesus, masa semuanya gila? Jangan lupa, waktu Yesus ditangkap untuk disalib,semua murid Nya kabur. tapi entah kenapa kemudian mereka punya keberanian untuk mengabarkan Injil sampai berani mati? Kecuali mereka melihat sendiri bahwa Yesus bangkit, tidak ada alasan lain kenapa mereka berani mati.

Mungkin ada saja orang lain yang mencuri mayat Yesus dan murid-muridNya menyangka Yesus bangkit waktu para murid melihat kubur yang sudah kosong. Tapi siapa yang mencuri mayat Yesus?
Hanya ada 3 pihak disana, Romawi, Orang Farisi, dan para murid. Murid-murid Yesus tidak mungkin mencuri mayatNya. Farisi lebih ga mungkin lagi, justru mereka ingin membuktikan bahwa Yesus bukan Tuhan. Untuk apa mencuri mayat Yesus dengan membuat gosip kebangkitan Yesus. ROmawi lebih ga mungkin lagi. Alasan mereka menyalibkan Yesus justru untuk meredam kemarahan petinggi Yahudi dan menghindari pemberontakan. Udah bagus gosip Yesus mau dihilangkan, masa iya mau dinyalain lagi?

Tidak ada satupun yang punya alasan untuk mencuri mayat Yesus.  Jangan lupa, para murid Yesus ketakutan waktu itu. Hanya sekedar kubur kosong tanpa bukti kebangkitan Yesus tidak akan membuat mereka jadi pemberani. Kan ada saksinya, para wanita pengikut Yesus yang pertama kali melihat kubur kosong? Jangan salah, waktu itu kedudukan wanita sangat rendah sampai kesaksian dan omongan mereka dianggap tidak bisa dipercaya dan dipakai di pengadilan. Kecuali para murid melihat sendiri Yesus yang bangkit dan hidup, darimana mereka punya keberanian untuk mengabarkan Injil sampai mati?

Mungkin ada orang yang iseng atau jahil mencuri mayat Yesus. Sebegitu jahilnya dan isengnya kah dia sampai-sampai mau menyuap penjaga romawi didepan kuburan? Sogokan nya pasti sangat besar soalnya hukuman ROmawi keras sekali untuk prajurit yang lalai melaksanakan tugas, hukuman buat prajurit yang lalai ialah hukuman mati! Sebegitu jahilnya dan isengnya kah dia sampai mau menggulingkan batu besar penutup kubur Yesus dan mau mengangkut mayat yang baunya udah 3 hari??

Tuhan dengan jenius sudah menyiapkan waktu, orang-orang, saksi-saksi dan keadaan waktu Dia disalibkan sampai ga bisa diserang sama sekali. Asal mau repot sedikit buat cari tahu, sebenarnya teori-teori miring tentang kematian Yesus bisa dipatahkan. Kalau begitu kenapa orang gampang percaya sama teori-teori seperti itu? ya karena itu tadi, beritanya terlalu baik sampai sulit untuk dipercayai. Alasan lain ialah karena ga banyak orang yang mau repot-repot belajar mencari tahu kebenaran. Lebih mudah mengikuti omongan orang lain daripada mikir sendiri.

Sebagai orang Kristen harus siap membela Alkitab kapan pun diperlukan. Bukan berarti ambil golok dan belajar bela diri, tapi orang Kristen harus selalu siap membuktikan dan mempertahankan kebenaran Firman Tuhan. Kita harus tahu apa yang kita percayai..

Selamat paskah buat kita semuanya. Tuhan memberkati

" Always be prepared to give an answer to everyone who asks you to give the reason for the hope that you have. But do this with gentleness and respect."
- 1 Peter 3:15 (NIV) -

Inspired by :
Gfresh Magazine
Who Made God (Ravi Zacharias)
The Way Of The Master (Ray Comfort)

Saturday, April 7, 2012

Time Management or Self Management

Here's what i found that "There is no such thing as time management"
Think about it; the term is an oxymoron. Time cannot be managed. It cannot be controlled in any way.  Everyone gets the same number of hours and minutes every day. Nobody—no matter how shrewd—can save minutes from one day to spend on another. No scientist—no matter how smart—is capable of creating new minutes. Even with all his wealth, someone like Bill Gates can’t buy additional hours for his day. And even though people talk about trying to “find time,” they need to quit looking. There isn’t any extra lying around. Twenty-four hours is the best any of us is going to get.

Since we can’t manage our time, what can we do? Manage ourself! Nothing separates successful people from unsuccessful people more than how they use their time. Think again why people get different achievement while they have the same 24 hours a day. The difference is the way they manage their time. Successful people understand that time is the most precious commodity on earth. And that we all have an equal amount, packed into identical suitcases. So even though everyone’s suitcase is the same size, they get a higher return on the contents of theirs. Why? They know what to pack.

Someone said, “It is not enough to be busy. The question is, ‘What are we busy about?’” So, the next question is "How do you judge whether something is worthy of your time and attention?" From the past few days, I used this formula to help me know the importance of a task so that I can manage myself effectively. It’s a three step process:

First, Rate the task in terms of Importance.
Critical = 5 points
Necessary = 4 points
Important = 3 points
Helpful = 2 points
Marginal = 1 point

Second, Determine the task’s urgency.
Next three days = 5 points
This week = 4 points
Next week = 3 points
This month = 2 points
Next month = 1 points
(p.s : you can make your own classification)

Third. Multiply the rate of importance times the rate of urgency.
Example: 5 (critical) x 4 (next week) = 20.

After assigning each task a new number, make a new to-do list. This time list everything from highest to lowest task management score. THAT’S how i plan my day. Why don't give some try?

Friday, April 6, 2012

Target of This Month : April

I have three main targets that i want to achieve by the end of this month.

1. Get 65 kg in weight
To make it happen i will do several things with discipline. Joging once a week, eat regularly, get nutrious food, drink milk, swimming every two weeks.
2. Get TOEFL's score at least 550
I have bought TOEFL's book and studied it one hours per day. This is what i do to score 550 in TOEFL's test.
3. Get a good mark in exams and task this semester.

So, the target has been locked. The direction has been clear.
Let's see how bad  i want to get those targets..
Let's see what i will get by the end of this month..