Monday, April 30, 2012

Impian Besar

Impian Besar

Ini bukan tentang uang atau harta
Ini bukan tentang jabatan atau tahta
Ini bukan pula tentang prestise

Bukan, ini bukan tentang itu semua..

Ini adalah pembuktian diri
Bukan kepada siapa-siapa
Hanya pada diri sendiri

Pembuktian untuk melihat
Apakah aku memang tangguh
Apakah aku memang berani
Apakah aku memang konsisten
Apakah aku memang disiplin
Apakah aku memang punya nyali
Apakah aku memang petarung
Apakah aku memang pekerja keras

Dalam meraih apa yang telah kutargetkan
Dalam meraih setiap mimpi
Mimpi besarku
Mimpi-mimpiku dimasa kecil..

Karena..
Ketika aku masih kecil
Semuanya kelihatan mudah
Kelihatan ada dalam jangkauanku
Apa yang ku mau kukejar hingga kudapat

Tapi semakin dewasa
Semua berubah
Impian-impian masa kecil kelihatannya tidak mungkin diraih
Apakah aku pesimis tapi dibungkus dengan mencoba realistis?
Apakah aku tidak mampu lagi mengejar apa yang kuimpikan?

Sepertinya akan lebih berbeda
Seandainya mimpi-mimpiku sekarang muncul ketika aku masih kecil
Belum banyak terkontaminasi
Oleh pendapat orang-orang
Oleh realitas yang ada
Oleh hambatan yang bertambah seiring usia

Tapi..
Ini hidupku..
Aku tidak mau meninggalkan bumi ini dengan rasa penyesalan
Kekecewaan akan mimpi dan hasrat yang tak tercapai
Hanya karena aku tidak mencoba
Tidak mencoba sama sekali
Atau tidak mencoba sepenuh hati..

Tidak!

Ini hidupku..
Aku ingin meninggalkan warisan berharga
Aku ingin meninggalkan jejak indah
Aku ingin puas atas hidupku ini
Aku ingin hidupku menginspirasi

Dan untuk itu aku akan hayar harga..
Kerja keras, disiplin, konsisten, semangat..
Apapun harganya..
Aku pasti bisa!

Aku tidak boleh merasa puas
Tapi aku juga tidak boleh tidak bersyukur
Ketidakpuasan melahirkan kemajuan
Syukur melahirkan kedamaian

Setiap langkah maju  harus dibarengi rasa syukur
Aku mudah merasa senang tapi sulit merasa puas


Dibalik setiap kesuksesanku
Aku bahagia bukan semata karena popularitas, harta apalagi tahta
Aku bahagia karena aku berhasil melangkah maju dalam hidup

Kebahagiaan bukan terletak pada prestise, harta, dan tahta
Kebahagiaan muncul ketika aku menemukan bahwa aku pun BISA!
Bisa..
Seperti orang-orang besar yang sudah membuktikannya


Hasrat untuk mimpi yang besar bukanlah wujud rasa tamak dan tidak tahu bersyukur
Karena keinginan untuk kehidupan yang lebih baik
Adalah wujud apresiasi kita
Pada kehidupan,
Pada kemampuan dan..
Pada talenta yang dianugerahkan Tuhan

Hidup terlalu berharga untuk dijalani dengan biasa-biasa!


The Darkest Hour

Hari ini saya kembali melanjutkan membaca buku Merry Riana dan saya mendapatkan beberapa pesan moral yang bisa saya tarik buat diri saya pribadi :

1. Disiplin
Percayalah, pepatah " Disiplin adalah kunci keberhasilan " itu bukanlah isapan jempol belaka. Jika ingin sukses meraih sesuatu, disiplin adalah harga yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Tidak ada pencapaian besar tanpa disiplin. Jangan beri ruang sedikitpun bagi diri sendiri untuk mulai menawar-nawar target yang sudah anda buat hanya karena rasa malas, putus asa, mood jelek, dsb.

2. Teori The Darkest Hour
Saat-saat paling sulit (The Darkest Hour) biasanya datang ketika kita sudah sangat dekat dengan kesuksesan. Baru-baru ini saya mengalaminya dan saya memilih mundur kala itu. Tapi itu tidak akan terjadi lagi di kesempatan berikutnya. Saya percaya bahwa masa-masa paling sulit dalam proses kita meraih tujuan adalah pertanda bahwa kita akan segera sampai menuju keberhasilan yg kita inginkan. Jika memasuki The Darkest Hour, Selamat, anda tinggal sedikit lagi menuju sukses. Teruskan !!!



Saya pikir, Yesus juga sudah menunjukkan kedua teladan ini ketika Dia bisa melalui The Darkest Hour-Nya, saat terjadi penangkapan, penyiksaan, dan penyaliban-Nya. Saya tidak bisa membayangkan akan jadi seperti apa kita, kalau Yesus memilih mundur dan tidak meminum cawan murka Allah ketika Yesus berdoa di taman Getsemani.

Terimakasih sudah menginspirasi Merry Riana..
Terimakasih sudah menginspirasi Yesus, tokoh terhebat sepanjang masa..
Thanks for keeping me inspired!

Hidup memang untuk menginspirasi....

Friday, April 27, 2012

Make today a masterpiece


I once read a book written by John Maxwell. His book titled "Make Today Count" reminds me to use every single of my days as good as possible. It gives me some enlightenments that i must always remember. It is true that the secret of my success is determined by my daily agenda. If i make a few key decisions and then manage them well in my daily agenda, i will succeed.

I believe that i will never change my life until i change something i do daily. You see, success doesn't just suddenly occur one day in someone's life. For that matter, neither does failure. Each is a process. Every day of my life is merely preparation for the next. What i become is the result of what i do today. In other words...I am preparing for something. The way i live my life today is preparing me for my tomorrow. So i asked my self, what am i preparing for? Am i grooming my self for success or failure?

As my mother used to tell me when i was growing up, "Harry, you can 'pay' now and 'play' later or you can 'play' now and 'pay' later. But either way you chose, you are going to pay"

In a simple words :
"berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian, 
bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian"

The idea was that i can play and take it easy and do what i want today, but if i do, my life will be harder later. However, if i work hard now, on the front end, then i will reap rewards in the future. What i plant is what i am going to reap later.
I will make everyday of my life a masterpice!

Thursday, April 26, 2012

PA Matius 4:1-11 : Pencobaan

Tema : Pencobaan


OBSERVASI
Outline (Semacam kerangka karangan)
I : Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun dan berpuasa 40 hari lamanya (1-2)
II : Iblis mencobai Yesus (ayat 3-10)
III : Penutup (ayat 11)

Pertanyaan dasar
  • Who (siapa saja aktor yang berperan) : Yesus, Roh, Iblis, Malaikat-malaikat
  • What (apa saja benda-benda yang signifikan) : Batu-batu
  • Where (dimana latar tempat kisah ini) : Di padang gurun, Kota Suci di bubungan bait Allah, ke atas gunung yang sangat tinggi
  • When (latar waktu kejadian) : setelah 40 hari Yesus berpuasa
Selidiki lebih lanjut (Ask Think Link)

Outline I 
Ask Area : Pertanyaan yang bersifat untuk mengumpulkan fakta eksplisit
1. Siapa yang membawa Yesus ke padang gurun?
Roh
2. Berapa lama Yesus berpuasa?
40 hari 40 malam
3. Bagaimana keadaan Yesus setelah berpuasa 40 hari 40 malam?
Kelaparan

Think and Link Area : Pertanyaan yang bersifat menggali lebih dalam (pakai bantuan NIV, footnote Alkitab,dsb)
1. Siapakah "Roh" yang membawa Yesus ke padang gurun?
Roh itu adalah Roh Kudus (Lukas 4:1)
2. Mengapa Roh membawa Yesus kepada gurun untuk dicobai?
  • Untuk mendemonstrasikan bahwa Yesus setia kepada Allah, yang tidak berdosa ketika dicobai Iblis bahkan dalam kondisi kemanusiaan-Nya yang amat kelaparan setelah berpuasa 40 hari 40 malam di padang gurun (dimana tidak mungkin ada makanan dan minuman), sehingga peristiwa ini menjadi salah satu yang mempertegas bahwa Yesus adalah "korban" yang layak menjadi juruselamat untuk menebus dosa manusia. ...supaya Ia (Yesus) menjadi Imam Besar  yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa. Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai (Ibrani 2:17-18)
  • Untuk menunjukkan bahwa Allah adalah pribadi yang sangat mengerti pergumulan-pergumulan hidup manusia. Hal itu juga dipertegas karena Yesus sendiri sudah pernah merasakan semua pergumulan kedagingan manusia ketika Dia ada dibumi. Allah kita bukanlah tuhan yang duduk-duduk tenang di atas sana dan hanya bisa memberikan perintah/larangan kepada manusia tanpa mengetahui dan merasakan pergumulan kemanusiaan kita secara langsung. Tetapi Allah kita adalah Allah yang mau turun dan terjun merasakan sisi kedagingan kemanusiaan itu sendiri. Buat saya pribadi, hal inilah yang juga yang membedakan iman Kristen dengan ajaran agama lainnya. Benarlah lirik lagu yang mengatakan bahwa Allah mengerti, Allah peduli segala persoalan yang kita hadapi. (Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. 
    Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya - Ibrani 4:15-16)
  • Untuk memberikan teladan kepada kita bahwa kita harus tetap setia ketika pencobaan datang. Kita juga bisa menang atas pencobaan seperti yang Yesus alami.
3. Mengapa Yesus berpuasa selama 40 hari 40 malam?
Allah selalu memakai 40 hari sebagai periode waktu yang penting secara rohani untuk mempersiapkan seseorang agar siap menjalankan misi Allah. Sama seperti :
- Musa yang berpuasa 40 hari 40 malam di gunung Sinai ketika menerima 10 hukum Taurat (Keluaran 24:18, 34:28)
- Elia tidak makan dan minum selama 40 hari 40 malam ketika Allah mempersiapkannya (1 Raja-raja 19:18)

Outline II
Ask Area : Pertanyaan yang bersifat untuk mengumpulkan fakta eksplisit
1. Berapa kali iblis mencobai Yesus di padang gurun tersebut?
Tiga kali
2. Apa cobaan-cobaan iblis tersebut?
- Berkata kepada Yesus untuk mengubah batu menjadi roti karena waktu itu Yesus sudah amat kelaparan
- Untuk menjatuhkan diri Nya kebawah dari bubungan bait Allah dengan berlandaskan ayat Alkitab
- Meminta Yesus menyembah iblis dengan iming-iming diberikan seluruh kerajaan di dunia dengan kemegahannya
3. Bagaimana respon Yesus terhadap ketiga cobaan tersebut
Yesus menolak semua rayuan iblis

Think and Link Area : Pertanyaan yang bersifat menggali lebih dalam (pakai bantuan NIV, footnote Alkitab,dsb)


1.  Apa yang bisa kita pelajari dari pencobaan yang dialami Yesus?
Cobaan pertama diberikan iblis dengan memamfaatkan kondisi Yesus yang kelaparan fisik/jasmani dan identitas Yesus sebagai Anak Allah yang mampu melakukan mujizat. Tentu sebagai Anak Allah, Yesus mampu melakukan mujizat. Tetapi Yesus tidak mau mematuhi keinginan iblis agar memakai kuasa tersebut. Yesus menghadapi cobaan pertama dengan mengutip sebuah ayat dari kitab Ulangan 8:2(bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN).
Dari cobaan ini kita bisa memetik pelajaran :
1) Bukan makanan dan minuman yang memberikan manusia kehidupan, tetapi Allah lah yang berkuasa terhadap kehidupan kita. Allah berkuasa memberikan atau mengambil kehidupan kita dibumi. Hidup kita tidak tergantung pada makanan dan minuman tetapi bergantung kepada kehendak kuasa Allah. Literally! Hendaknya jangan karena makanan dan minuman (kebutuhan fisik) kita menomorduakan Allah. Dan lagipula, Allah tidak hanya berkuasa atas hidup kita dibumi, tetapi berkuasa atas hidup kita dalam kekekalan.
2) Kita juga bisa belajar bahwa iblis seringkali memamfaatkan kondisi-kondisi kita agar kita jatuh dalam dosa.
3) Iblis juga dapat memakai identitas kita yang mampu memunculkan kesombongan dalam diri kita untuk melakukan kehendak iblis sehingga kita jatuh dalam dosa.
4) Cobaan iblis berupa bujuk rayu, seringkali "rasanya" terdengar sangat manis demi kebaikan kita. Seolah-olah iblis sangat peduli dengan keadaan kita dan iblis menawarkan solusi. Solusi itu dapat saja kelihatan sangat baik bagi kita tetapi tentunya bertentangan terhadap keinginan Allah. Iblis pun dapat menyamar menjadi "malaikat terang" ( 2 Korintus 11:14). Oleh karena itu ujilah segala sesuatu! Jangan melakukan sesuatu berdasarkan perasaanmu, pikiranmu, kata-kata orang, atau apapun. Tetapi lakukanlah segala hal karena berdasarkan firman Allah.
2. Iblis 2 kali mengatakan "Jika Engkau Anak Allah" kepada Yesus, apakah maksudnya?
Itu artinya iblis ingin memakai identitas Yesus tersebut untuk mencobai Yesus.
3. Dalam menghadapi cobaan iblis, Yesus selalu memakai kata "Ada tertulis". Apakah maksudnya?
Yesus mengalahkan semua cobaan iblis tersebut dengan kuasa firman Tuhan. Kita juga seharusnya dapat meniru teladan Yesus ketika cobaan datang. Kalau kita sudah memiliki dasar firman Tuhan yang kuat, maka kita juga dapat memakai kuasa firman Tuhan dalam menghadapi semua cobaan. Firman Tuhan adalah "pedang roh" yang merupakan perlengkapan senjata rohani untuk melawan iblis (Efesus 6:17) . Kita hanya perlu berkata "Hey iblis, ada tertulis.." kepada si pencoba tersebut.
4. Dimanakah kota suci tempat Yesus dibawa oleh iblis kesana?
Kota Suci atau sering juga disebut kota kudus itu adalah Yerusalem (Lukas 4:9, Nehemia 11:1)
5. Dari ayat manakah Iblis mengutip tentang perihal malaikat-malaikat yang akan menatang Yesus seandainya Yesus menjatuhkan dirinya (cobaan kedua)?
Dari Mazmur 91:11-12 : sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu.
6. Dari mana Yesus mengutip ayat untuk melawan cobaan iblis yang kedua tersebut?
Yesus mengutip itu dari kitab Ulangan 6:16  Janganlah kamu mencobai TUHAN, Allahmu,seperti kamu mencobai Dia di Masa. Masa adalah nama tempat dimana bangsa Israel bersungut-sungut kepada Musa karena kehausan (tidak ada air). Dalam sungut-sungut mereka, bangsa Israel meragukan Tuhan karena kondisi yang mereka alami. Bangsa Israel dalam sungut-sungut nya bahkan berkata "Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?" (Keluaran 17:7)
7. Dari mana kah Yesus mengutip ayat untuk melawan cobaan iblis yang ketiga?
Dari kitab Ulangan 6:13 Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu; kepada Dia haruslah engkau beribadah.

Outline III
Ask area :
1. Bagaimanakah akhir pencobaan yang dialami Yesus?
Yesus tidak termakan cobaan si iblis. Si iblis diusir pergi oleh Yesus.

Think and Link Area
1. Mengapa malaikat-malaikat datang melayani Yesus?
Secara fungsional, salah satu peran malaikat adalah roh yang bertugas untuk melayani orang-orang percaya.  Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan? (Ibrani 1:14)

INTERPRETASI 
1. Allah sangat mengerti setiap pergumulan manusia.
2. Kita harus memiliki dasar firman Tuhan yang kuat untuk bisa menang menghadapi berbagai pencobaan

Tuesday, April 24, 2012

Mudah disenangkan sulit dipuaskan

Entah dimana saya pernah membaca kalimat ini :
Allah itu mudah disenangkan tapi suli dipuaskan
Maksud dari kalimat itu ialah bahwa Allah sangat senang dalam proses pertumbuhan rohani kita. Bahkan pertumbuhan sekecil apapun yang kita capai, Allah akan bersukacita. Dia menghargai proses kemajuan. Tetapi Allah tidak puas jika kita hanya berhenti dititik itu, Allah ingin kita terus bertumbuh dan bertumbuh. Dia tidak puas dengan tahap pertumbuhan yang sudah kita capai. Dia ingin kita bertumbuh dan terus menerus semakin bertambah baik dari hari ke hari.

Seharusnya kita juga seperti itu. Kita harus belajar menghargai setiap proses kemajuan yang sudah kita buat dalam hidup. Kita harus "berpesta" untuk setiap langkah maju yang kita buat dalam hidup. Bahkan langkah kecil sekalipun itu berarti. Tetapi kita tidak boleh berpuas diri. Salah satu ciri kehidupan adalah bertumbuh (fisik dan mental). Dan yang cukup sering menjadi penghalang untuk bertumbuh adalah rasa berpuas diri. Ketika kita berpuas diri, kita berhenti bertumbuh. Sesimpel itu.

Saya pikir hampir mirip dengan salah satu motto hidup yang saya pegang
Kita tidak boleh merasa puas, tetapi kita harus selalu mengucap syukur
Ketidakpuasan (buat saya) mendorong perbaikan menuju kemajuan. Tetapi rasa syukur membuat kita menghargai setiap langkah maju yang sudah kita capai.

Saturday, April 21, 2012

PA Kitab Daniel Pasal 1

OBSERVASI : 
Outline (semacam kerangka karangan)
I   : Penaklukan Raja Babel, Nebukadnezar, atas kerajaan Yehuda (Ayat 1-2)
II  : Titah Raja Nebukadnezar kepada Aspenas (Ayat 3-5)
III : Komitmen Daniel, Hananya, Misael, dan Azarya untuk tidak menajiskan diri (Ayat 6-17)
IV : Respon Raja Nebukadnezar atas Daniel, Hananya, Misael, dan Azarya (Ayat 18-21)

Pertanyaan Dasar :
Who (siapa saja aktor-aktor yang berperan dalam kisah tersebut)
Allah, Raja Yoyakim, Raja Nebukadnezar, Aspenas, Daniel (Beltsazar), Hananya (Sadrakh), Misael (Mesakh), Azarya (Abednego)
What (apa saja benda-benda yang penting dalam kisah tersebut yang kita perhatikan secara khusus)
perkakas-perkakas dirumah Allah, pelabur, santapan raja, anggur, air untuk diminum, sayur
Where (dimana saja latar tempat kisah tersebut terjadi)
Yerusalem, tanah Sinear, istana raja
When (latar waktu kejadian)
Tahun yang ketiga pemerintahan Yoyakim (600 B.C)

Selidiki lebih lanjut (Ask!Think!Link!)
Outline I
Ask Area : Pertanyaan yang bersifat untuk mengumpulkan fakta eksplisit 
1. Kapan Raja Nebukadnezar mengepung kota Yerusalem?
Pada tahun ketiga pemerintahan Yoyakim, Raja Jehuda (sekitar 600 tahun sebelum Yesus lahir)
2. Kemana perkakas-perkakas yang dulunya ada di rumah Tuhan dibawa oleh bangsa Babel?
Ke tanah Sinear yang masih daerah kerajaan Babel (Kejadian 10:10), ke dalam rumah dewa-dewanya. Perkakas itu digunakan mereka untuk minum anggur dan memuja dewa-dewa mereka. (Daniel 5:3-4). Perkakas-perkakas itu dulu dibuat pada masa Salomo (2 Raja-raja 24:13)

Think and Link Area : Pertanyaan yang bersifat menggali lebih dalam (pakai bantuan NIV, footnote Alkitab,dsb)
1. Mengapa Tuhan menyerahkan Yehuda ke tangan Nebukadnezar?
Karena bangsa Yehuda telah meninggalkan Allah. Hal itu juga sesuai dengan nubuat Yeremia (Yeremia 25, Yeremia 28:14) bahwa Yehuda akan dibuang ke Babel 70 tahun lamanya.  Firman yang datang kepada Yeremia tentang segenap kaum Yehuda dalam tahun keempat pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, yaitu dalam tahun pertama pemerintahan Nebukadnezar, raja Babel.
2. Bagaimanakah karakter Yoyakim sehingga Allah menyerahkan bangsa yang sedang dipimpinnya ke tangan bangsa Babel?
Yoyakim adalah anak Yosia, tetapi tidak seperti ayahnya digambarkan Yoyakim melakukan apa yang jahat dimata Tuhan (2 Raja-Raja 23:36). Yoyakim adalah antek-anteknya Raja Mesir, Firaun Nekho. Yoyakim sendiri diangkat menjadi raja oleh Firaun Nekho setelah membunuh Yosia (2 Tawarikh 35:20-26) dan mengurung Yoahas saudara Yoyakim. Firaun Nekho membunuh Yosia karena Yosia berusaha untuk menghentikan laju Firaun untuk berperang dgn Raja Asyur di Karkhemis. Untuk menuju Karkhemis, Firaun harus melewati tanah Yehuda (lihat peta). Waktu itu Mesir juga sudah ditaklukkan oleh Raja Babel, Nebukadnezar (dalam tahun keempat pemerintahan Yoyakim, lihat Yeremia 46:2)

3. Kota Babel di zaman sekarang ini terletak di negara mana?
Irak
4. Bagaimana akhir kisah hidup Yoyakim?
Yoyakim yang sudah takluk dan tunduk 3 tahun lamanya dengan Nebukadnezar, kembali memberontak melawan Nebukadnezar. Ia mati dalam perang melawan pasukan Babel :gerombolan Kasdim, Moab, dan bani Amon (Raja-raja 24:1-2). Sebagai mantan raja Yehuda, ia dikubur dengan tidak hormat dan tidak ada yang meratapi kematiannya (Yeremia 22:18-19, Yeremia 36:30)

Outline II
Ask Area :
1. Apa titah Nebukadnezar pada Aspenas?
Membawa bibit-bibit unggul orang-orang Israel keturunan raja/bangsawan yang masih muda, tidak ada cacat cela, berperawakan baik, berhikmat, berpengetahuan banyak, berilmu, cakap, untuk diajarkan tulisan dan bahasa orang Kasdim
2. Apa tujuan raja mengumpulkan orang-orang Israel yg unggul itu?
Untuk melayani raja (ayat 4 dan 5)

Think and Link Area :
1. Apa maksudnya tidak ada cacat cela?
Cacat cela ini mengacu kepada fisik. Raja ingin budak-budak yang punya fisik yang sempurna. Good appereance!
2. Bahasa orang Kasdim itu bahasa bangsa apa?
Bahasa bangsa Babel
3. Apa maksud kata "pelabur"?
Makanan dan minuman raja. Dalam bahasa inggris disebut daily provision yang artinya peraturan/ketetapan setiap hari.

Outline III 
Ask Area :
1. Apa saja nama baru yang diberikan untuk Daniel, Hanyanya, Misael, dan Azarya?
Beltsazar, Sadrakh, Mesakh, Abednego
2. Apa komitmen yang dikatakan Daniel kepada pemimpin pegawai istana?
Bahwa Daniel tidak akan menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja. Hanya minta diberikan sayur untuk dimakan dan air untuk diminum.
3. Bagaimana respon Allah dan pegawai istana terhadap komitmen Daniel?
Daniel mendapat kasih sayang dari pemimpin pegawai istana (jadi ingat Yusuf yang disayang Potifar)
4. Apa yang ditakutkan oleh pemimpin pegawai istana terhadap komitmen Daniel?
Dia takut kalau fisik Daniel, Hananya, Misale, dan Azarya menjadi kurang sehat (kurus). Padahal sudah tanggung jawab si pemimpin pegawai istana untuk memastikan kondisi fisik mereka bagus. Kalau mereka berempat menjadi kurus, maka pemimpin pegawai istana akan mendapat hukuman dari Raja. Dalam terjemahan KJV lebih tegas lagi dikatakan bahwa dia akan dihukum mati (endanger my head to the king)
5. Apa tanggapan Daniel terhadap ketakutan pegawai istana atas komitmen Daniel?
Menawarkan uji coba selama 10 hari pertama tidak makan anggur dan santapan raja dan melihat perawakan mereka setelah 10 hari uji coba.
6. Apa talenta yang diberikan Allah pada mereka berempat?
Kepada mereka berempat diberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai tulisan dan hikmat (jadi ingat Salomo). Dan kepada Daniel ditambahkan pengertian tentang berbagai penglihatan dan mimpi (Daniel 5:12). Kita tahu bahwa dalam Alkitab Allah cukup sering berbicara melalui penglihatan dan mimpi (bandingkan Ayub 33:14-15)

Think and Link Area
1. Mengapa nama mereka berempat harus diganti?
Ada penjelasan yang buat saya "makes sense" bahwa itu didesain supaya mereka bisa melupakan bangsa mereka, melupakan agama mereka. Karena kita tahu bangsa israel itu sangat konsern dengan nama keturunan. (Babilonisasi)
2. Apakah arti nama mereka?
Daniel artinya : Allah adalah hakimku. Namanya diganti menjadi Beltzasar yg artinya : Bel (dewa Babel) lindungi hidupnya
Hananya artinya : Allah memberikan kasih karunia. Namanya diganti menjadi Sadrakh yg artinya : perintah Aku (Aku adalah nama dewa bulan bangsa Sumeria)
Misael artinya : Siapa seperti Tuhan. Namanya diganti menjadi Mesakh yg artinya : siapa seperti Aku
Azarya artinya : Tuhan menolong. Namanya diganti menjadi Abednego yg artinya : pelayan Nebo
Terlihat perbandingan makna nama mereka ini merupakan salah satu cara bangsa Babel menghapus identitas mereka berempat dan menanamkan nilai dan budaya bangsa Babel kepada Daniel,dkk.
3. Mengapa Daniel berketetapan hati untuk tidak menajiskan dirinya dengan makanan dan minuman raja?
Karena makanan dan minuman dari meja Nebukadnezar adalah makanan yang sebelumnya telah dipersembahkan kepada berhala-berhala. Daniel tidak mau bergantung dan tunduk pada kemauan raja.
4. Kenapa Daniel meminta sayur dan air saja?
Karena Daniel ingin mengkontraskan perbandingan antara fisik yang diberikan makanan enak dengan fisik mereka berempat yang hanya dibeirkan itu aja.
5. Mengapa Allah memberikan seperti ayat 17 kepada mereka 4?
Jadi ada kaitan antara komitmen mereka untuk tidak menajiskan diri dan relasi mereka yang dekat dengan Allah (Daniel 6:14), dengan karunia hikmat yang mereka peroleh.

Outline IV
Ask Area :
1. Setelah berapa lama, bibit unggul orang Israel itu dibawa kehadapan raja?
Setelah 3 tahun dididik
2. Bagaimana respon Nebukadnezar terhadap keempat orang itu Daniel, Hananya, Misael, Azarya?
Raja terpukau akan kebijaksanaan dan hikmat mereka dan mereka pun bekerja pada raja (bdk Amsal 22:29)
3. Bagaimana kepandaian mereka berempat dibandingkan orang-orang lainnya?
mereka berempat sepuluh kali lebih cerdas dari semua orang-orang berilmu ahli jampi (magicians) diseluruh kerajaan

Think and Link Are!
1. Apa yang dimaksud bahwa Daniel ada disana sampai tahun pertama pemerintahan Koresh?
Itu adalah berakhirnya masa 70 tahun pembuangan bangsa Yehuda ke Babel (Ezra 1:1). Waktu itu Koresh, Raja Persia (Daniel 10:1) telah menaklukkan bangsa Babel.
2. Mengapa mereka didapati raja 10 kali lebih cerdas?
Karena dari ayat 17 terlihat bahwa Allah mengaruniakan kepada mereka hal itu.

INTERPRETASI

Prinsip-prinsip kebenaran yang bisa ditarik :
1.Allah menghukum umatNya yang hidupnya tidak berkenan dihadapan Nya
2. Ketika kita melayani Allah, Allah layak mendapatkan yang terbaik dari diri kita
3. Allah memberikan berkat/karunia kepada orang-orang yang hidupnya kudus dan punya relasi yg dekat dengan Dia. atau Kekudusan dan relasi yang dekat dengan Allah membuat kita memperoleh berkat untuk mennjalankan misi Allah
4. Orang bisa merasak/melihat/menilai kualitas hidup orang yang hidup kudus dan dekat dengan Allah dengan yang tidak.

“This book will keep you from sin, or sin will keep you from this book”
~Howard G. Hendricks~